Volcans d’Indonesia

Indonesia negara gunung berapi


Tidak ada negara sekelas Indonesia yang memiliki gunung api paling banyak

Negara Indonesia memiliki 17 ribu pulau lebih, dan ratusan gunung berapi. Sekitar 40% power goethermal berada di Indonesia. Energi yang sangat panas tetapi bersih.
Sejauh ini Indonesia masih mencari investor untuk mengolah panas bumi menjadi energi, termasuk bantuan dari Bank Dunia melalui negara Jepang dan Amerika.
Indonesia sedang bersiap untuk menambah kapasitas litrik dari geothermal sampai kapasitas 4000 MW sampai tahun 2014. Yang diolah saat ini baru 1.189 MW saja

Kendala pembuatan pabrik listrik dengan teknologi geothermal adalah biaya, memakan 2 kali lipat dari biaya pabrik dengan bahan batu bara. Bahkan peneltian yang dilakukan lebih lama, membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dipastikan bisa berjalan. Sedikitnya butuh waktu 2 tahun untuk mengambil data dari sumur gas bumi, dan membutuhkan waktu 3 tahun untuk membangun pabriknya sendiri.

Indonesia membutuhkan dana 12 milyar dollar untuk tambahan energi listrik sebesar 4 GW. Indonesia memang kaya sumber alam seperti panas bumi. Tetapi masih tertinggal dibandingkan Amerika dan Filipina dalam pengembangannya.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

G Land

also called Grajagan or Plengkung

Sadengan.
Terletak 12 km (30 menit) dari pintu masuk Pasaranyar, merupakan padang pengembalaan satwa seperti banteng, kijang, rusa, kancil, babi hutan dan burung-burung.

Trianggulasi.
Terletak 13 km dari pintu masuk Pasaranyar berupa pantai pasir putih dengan formasi hutan pantai untuk kegiatan wisata bahari dan berkemah.

Pantai Ngagelan.
Terletak 7 km dari Trianggulasi untuk melihat beberapa jenis penyu mendarat untuk bertelur di pantai dan aktivitas penangkaran penyu.

Plengkung. Melihat perselancar profesional tingkat dunia yang sedang melakukan atraksi dan wisata penelusuran hutan.

Bedul Segoro Anak.
Bersampan, berenang, ski air di danau dan pengamatan burung migran dari Australia.

Goa.
Terdapat 40 buah tempat yang dapat disebut sebagai goa alam dan buatan antara lain Goa Jepang untuk melihat peninggalan dua buah meriam sepanjang 6 meter, Goa Istana, Goa Padepokan dan goa lainnya untuk wisata budaya dan wisata goa.

A very long, world-class, barreling left hand reef/point break breaks along the east side of Grajagan Bay. It has long been considered one of the world’s best left hand waves. The correct name of the point upon which the main wave breaks is “Plengkung.” The wave becomes shallower and more critical the further down the point one rides the wave. It is one of the most consistently rideable waves in the world in season, with offshore winds and often plentiful swell between the months of, roughly, mid April to mid October.

The G-Land surf break has been divided up into several sections. The first, at the top of the point, is called “Kongs,” which breaks up to several hundred metres in length, and can hold quite large sizes (from about 2 to 12 feet+, Hawaiian scale). It is not usually a barrel, nor genuinely world-class, but more a series of takeoff zones with some long wall sections, although it can also barrel on occasions. This section picks up a lot of swell, and is rarely less than 3 feet, and can be a saviour when the rest of the point is too small. This wave can sometimes link up with the next section called “Moneytrees.” Moneytrees works from about 2 to 10 feet (Hawaiian scale, or about 4 to 20 feet wave faces), usually breaking over several hundred metres, and is a long, testing, barreling, world-class wave. The barrels become more critical the lower the tide and the larger the swell. Moneytrees may also occasionally link up with the next section called “Speedies,” with an outside takeoff section between the two called “Launching Pads.” “Launching Pads” can catch the surfer offguard, as it can break a significant way out to sea in larger swells. “Speedies” is the heaviest wave at G-Land, but can be a perfect, very round barrel for several hundred metres, rideable from about 2 to 8 feet+ (Hawaiian scale). It usually needs larger swells, and low tide can be very dangerous. Most severe injuries at G-Land have occurred at “Speedies.”

It is not common to ride a wave more than about 300-400 metres at G-Land, even though the section of the point where rideable waves break is considerably longer (over 1km long), because the waves usually don’t link up with each other.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ijen Crater

The Ijen volcano complex is a group of stratovolcanoes, in East Java, Indonesia. It is inside a larger caldera Ijen, which is about 20 kilometers wide. The Gunung Merapi stratovolcano (not to be confused with Central Java’s Gunung Merapi) is the highest point of that complex.

West of Gunung Merapi is the Ijen volcano, which has a one-kilometer-wide turquoise-colored acid crater lake. The lake is the site of a labor-intensive sulfur mining operation, in which sulfur-laden baskets are carried by hand from the crater floor. Many other post-caldera cones and craters are located within the caldera or along its rim. The largest concentration of post-caldera cones forms an E-W-trending zone across the southern side of the caldera. The active crater at Kawah Ijen has an equivalent radius of 361 meters, a surface of 41 × 106 square meters. It is 200 meters deep and has a volume of 36 × 106 cubic meters.

Mount Bromo – Kawah Ijen – Baluran national Park – Pekalen Rafting

Level Tour : Trekking / Easy Trip
Biaya : mulai Rp. 1.690.000 / orang Min 6-12 orang

Meeting point : Bandara Juanda atau Gubeng atau Terminal Bungur Asih., utk yang menggunakan Pesawat, mohon Booking dibawah jam 9 Pagi.

Biaya Termasuk :

* Transportasi selama dalam perjalanan trip (Kijang, APV, Elf, Jeep atau kendaraan lain sesuai jumlah peserta)

* Akomodasi selama perjalanan dengan Standart Room 1 kamar 2-3 orang

* Makan dengan ketentuan B,L,D

* Ijin Masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan Ijen

* Jeep tumpang ke Bromo dan Jeep untuk Sunrise

* Rafting Trip ke SUngai Pekalen Atas

Biaya Tidak Termasuk:

* Travel Insurance

* Airport Tax, Tiket Pesawat Jakarta Juanda PP

* Biaya Makan yg tidak ada di indikasi B,L,D

* Tipping, telp, dan lainnya

Hari 1 26 Nove 2009 Juanda – Tumpang – Cemoro Lawang – Gunung Bromo (L)

Pikcup dari Bandara Juanda Pagi Hari, kita akan melakukan perjalanan menuju desa Tumpang, dari sini kita akan ganti kendaraan Jeep menuju Bromo lewat sisi selatan pegunungan Tengger  semeru,utk melintasi Pegunungan dan Lautan Pasir . Jika waktu dan kondisi memungkinkan kita bisa singgah terlebih dahulu ke air terjun Coban Pelangi. Setibanya di Bromo, kita akan mengunjungi kawah Gunung Bromo baru kita akan check-in di hotel di Cemoro Lawang. Kegiatan bebas dan istirahat sambil menikmati suasana sore di sekitar Bromo.

Day 2  27 Nove 2009 BROMO Sunrise – Madakaripura – Sempol (B,D)
Perjalanan dimulai dini hari dengan menggunakan Jeep menuju gunung Penanjakan. Menikmati hawa dingin di puncak Penanjakan dengan view Bromo dan kawah pasir di bagian bawah sambil melihat matahari terbit. Selepas sun-rise rombongan langsung turun ke kawah pasir  lalu kembali ke akomodasi utk sarapan pagi dan Check out, dan perjalanan akan dilanjutkan mengunjungi Air Terjun Madakaripura dan langsung kita lanjutkan menuju Dukuh Sempol (Bondowoso) dan kemudian bermalam di sini di Guesthouse Perkebunan Kopi.

Day 3 28 Nove 2009 Kawah Ijen – Banyuwangi – Baluran (B,L,D)
Di awal hari dilakukan pendakian sekitar 2 jam, kita akan tiba di kawah Ijen . utk melihat langsung suasana penambangan belerang di kawah tak lupa hunting foto di sekitar kawah. Dan kembali ke Pal Tuding utk selanjutnya melakukan perjalanan ke Taman Nasional Baluran lewat Banyuwangi.  Bila cukup waktu kita akan hiking di sekitaran kawasan utk melihat Banteng Jawa, beramalam di Guesthouse.
Day 4  29 Nove 2009 Baluran Pekalen Rafting – Juanda (B)
Pagi hari kita melanjutkan Menuju sungai Pekalen atas untuk Rafting Adventure dan setelah puas dengan rafting  kembali ke Surabaya dan transfer ke  Juanda atau Stasiun Gubeng. Kembali ke Jakarta atau kota lainnya.
Apa saja yang perlu dibawa :

* Daypack atau backpack (no koper / no travel bag).

* Sunblock (obat anti sinar matahari).

* Makanan kecil atau snack.

* Obat-obatan pribadi (untuk pusing / sakit kepala, buang-buang air, alergi, P3K).

* Kamera, handycam, battery charger.

* Lain-lain sesuai dengan kebutuhan pribadi seperti : pakaian secukupnya untuk 4 hari berpetualang, dsb.

* Sandal trekking

* Jacket

* Sleeping bag

* Senter

* Rain coat / jas hujan

* Sun glasses

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bromo Tengger

Bromo Caldera :)
Berangkat ke Bromo pukul 01.00, melihat matahari terbit di Penanjakan, naik kuda di lautan pasir, naik ke puncak Bromo, kembali ke hotel di Malang atau Surabaya (bisa singgah di tempat wisata yang searah dengan perjalanan).

Harga mulai: Rp 300.000 (min. 2 orang); Rp 250.000 (min. 4 orang); Rp 200.000 (min. 6 orang); Rp 150.000 (min. 8 orang); Rp 100.000 (min. 10 orang)
Paket sudah termasuk: transport AC, driver, bbm, tol, parkir, air mineral, tiket masuk (domestik).
Belum termasuk: jeep, tiket (naik) kuda, makan, hotel.

SURABAYA CITY TOUR (2 hari 1 malam)
Hari 1: Jemput di bandara, diantar ke hotel (half day city tour optional: Suramadu, House of Sampoerna, Tugu Pahlawan, Monkasel – tergantung waktu yang tersedia)
Hari 2: Masjid Cheng Ho, Pusat Batik dan Kerajinan MIROTA, Tanggulangin (tergantung waktu yang tersedia) – bandara/hotel.

SURABAYA-MALANG BATU TOUR (3 hari 2 malam)
Hari 1: Jemput di bandara, diantar ke hotel (half day city tour optional)
Hari 2: Malang – Batu Tour (Tugu, Museum Brawijaya, Alun2 Merdeka, Candi Singosari, Coban Rondo, Petik Apel, Selecta.
Hari 3: Acara bebas (wisata kuliner, pusat oleh-oleh) sampai tiba waktunya diantar ke bandara.

Posted in Uncategorized | Leave a comment